Posts

Showing posts from April, 2015

Ayo bikin kue

Image
Libur, judulnya bikin kue untuk anak-anak. Memang agak merepotkan, tapi kegiatan ini sangat menyenangkan. Bisa bikin sama-sama dengan anak-anak. Dari mulai belanja bahan bakunya sampai proses pembuatannya. Tapi soal bersih-bersihnya ya tetap sendiri, anak-anak sudah asyik sama kue yang sudah jadi.

Biar begitu saya senang melakukannya. Kadang ini dijadikan kegiatan eksperimen, berharap dapat hasil yang menakjubkan. Kerap kali ujungnya tidak sesuai, tapi senang saja melakukannya. Apresiasi anak-anak juga bagus, buktinya kue biasanya habis dimakan. Kecuali ketika bikin brownies.



Kue ini dikatakan gagal karena mentega yang dipakai tidak bagus. Sudah begitu ketika dikukus, air pengukusnya terlalu banyak. Alhasil permukaan air berhasil dengan sukses mencapai bagian bawah loyang dan membuat kue basah begitu dikeluarkan dari loyang. Jadi, riwayat kue ini tamat sudah.

Gagal dengan si brownies, bukan berarti patah semangat dong. Saatnya bertanya dengan teman-teman yang juga suka bikin kue. Kebetul…

Ketika anggrek berbunga

Image
Setiap pagi, ketika memanaskan motor sebelum pergi mengantar si sulung ke sekolah, saya selalu memandang kehijauan yang ada di depan mata. Tidak banyak sebab hanya beberapa pohon hias di depan rumah. Sebuah pohon lamtoro milik tetangga, berdiri tegak bersandar pada pagar. Pohon itu berdaun kecil dengan bunga-bunga berbentuk bundar kecil dengan benang sari di sekelilingnya. Lebah-lebah sibuk berpindah dari bunga satu ke lainnya. Sepertinya mereka bahagia bisa bermain di sana. Sampai-sampai tidak mau berpindah ke sekumpulan bunga anggrek ungu yang sedang mekar.

Bunga-bunga anggrek inj mungkin tidak seharum dan sekaya bunga lamtoro, namun keindahannya benar-benar memberi kebahagiaan, khususnya untuk saya. Inilah salah satu peninggalan almarhum ibu yang terus memberi kebahagiaan buat yang melihatnya. Sekumpulan tanaman anggrek ini hidup nyaman di pojokan rumah, dekat pohon beringin yang rumbuh di pot kaleng besar.



Semula, bunga-bunga ini seperti merana dan tak mau memperlihatkan kecantikann…

Janji Ani

Bel sekolah berbunyi nyaring. Ani langsung berlari pulang, meninggalkan teman-temannya yang masih berjalan santai di koridor sekolah. Ia melewati Rani dan Tesa begitu saja yang sudah menunggu di depan pintu kelas.

"Ani, kenapa ya?" tanya Rani heran.

"Mungkin dia mau pergi," jawab Tesa sekenanya.

"Ah, kamu sa," sungut Rani.

Keduanya lantas berjalan bersama menuju mobil jemputan yang sudah menunggu di depan. Biasanya Rani, Tesa, dan Ani berjalan bersama menuju gerbang sekolah. Mereka baru berpencar karena Rani dan Tesa pulang dengan mobil jemputan, sementara Ani berjalan kaki karena rumahnya memang tidak terlalu jauh dari sekolah.

Karena jalannya yang cepat, dalam sepuluh menit Ani sudah sampai di rumah. Wajahnya merah karena panas matahari. Nafasnya masih memburu ketika ia membuka pintu rumah.

"Assalumualaikum!,"

"Waalaikum salam. Ani kamu kenapa? tanya ibu heran melihat Ani. "Coba, duduk dulu. Atur nafasnya ya, pelan-pelan."

Ani lantas du…

Buku untuk sekolah

Image
Siang itu si sulung baru saja pulang dari sekolahnya. Wajahnya terlihat kepanasan. Cuaca memang cukup terik siang itu. Sambil melepas sepatu, si sulung bercerita tentang ritual yang kerap dilakukan menjelang akhir tahun belajar. Ini adalah tahun ketiganya di SMP. Berarti tahun terakhirnya menggunakan seragam putih biru.

Sebelum para siswa melakukan ujian nasional, pihak sekolah sudah memberitahu agar para siswa meninggalkan kenang-kenangan berupa buku untuk perpustakaan sekolah. Dulu juga waktu selesai belajar di SD, murid-murid pun memberikan buku untuk perpustakaan.

Bedanya, saat ini, jenis buku dan judulnya sudah ditentukan oleh petugas perpustakaan. Mungkin supaya tidak ada judul yang sama dan buku yang diberikan sesuai dengan usia mereka. Yang membuat si sulung heran adalah buku yang harus diberikan ke perpustakaan adalah buku masak.



Uniknya lagi, buku itu berjudul KALENDER MENU SEBULAN Favorit dan Praktis yang dibuat oleh saya dan Chef Nchank. Pertanyaan, kok bisa ya petugas perpus…

Reuni ber2

Image
Bertemu teman sekolah di kereta api Cirebon Ekspress? kayaknya agak nggak mungkin ya. Apalagi beli tiket kereta apinya tidak sama-sama. Di hari pembelian yang berbeda pula.

Makanya, kaget bercampur gembira ketika saya bertemu teman semasa SMA di kereta api Cirex. Sang teman sama-sama mau ke Cirebon. Mau melihat seperti apa kota Cirebon sekaligus obyek wisata yang bisa dikunjungi. Rencana dia akan membawa rombongan ke sana.

Sementara saya bersama rombongan teman-teman yang mau melihat batik di Trusmi. Berbeda sih, cuma sama-sama ke Cirebon.

Di kereta api ini saya duduk di bagian depan, tepat di depan televisi. Sementara si teman berjarak dua bangku dari saya duduk. Dia duduk sendiri, enaknya. Saya belum bisa duduk bersamanya sebab masih mengurusi rombongan. Ketika selesai, barulah saya bergabung dengannya.

Maka ajang reuni dimulai. Cerita pun mengalir perihal teman-teman. Saya yang tidak bergabung dengan grup, senang sekali mendengar kisah mereka. Ada yang lucu dan ada juga yang membuat ke…

Raragudig

Ketika berkunjung ke Cirebon, udara panas adalah sapaan pertama yang dirasakan oleh saya. Angin seperti tidak berhembus. Sinar matahari juga bukan main teriknya. Saat itulah baru sadar tidak membawa kacamata hitam. Buat mengurangi sinar matahari yang masuk ke mata, terpaksa dipicingkan saja. Lalu, lanjutkan perjalanan untuk menikmati kota udang.

Tiga jam di perjalanan, sudah pasti membuat perut lapar. Ada banyak makanan yang bisa dicoba, dari doclang, nasi jamblang, bakso, nasi lengko, dan empal gentong. Pilihannya jatuh ke nasi jamblang supaya cepat. Setelah itu perjalanan dilanjutkan ke toko roti Ruby yang sudah ada sejak dulu kala.

Biar pun sudah berdiri lama, tampilan toko ini cukup modern. Jendela-jendela besar tembus pandang membuat pengunjung leluasa menikmati bagiana dalam toko. Melihat sekilas jajaran kue dan roti yang ditawarkan. Sebelum akhirnya masuk dan memilih beragam kue dan roti tadi.

Dan itulah yang saya lakukan. Langsung memilih roti-roti berukuran sedang yang ada di ra…

Ecology Park

Minggu pagi ini apa yang ingin dilakukan? Saya biasanya mengisinya dengan berolahraga. Tempat yang biasa dikunjungi adalah Lembah Gurame dan kawasan Universitas Indonesia yang dekat dari rumah. Tapi.... Kali ini kawasan yang dituju lain. Saya juga tidak sendiri, melainkan bersama di kecil dan keluarga kakak. Bersama kami mencari sebuah tempat di Cibinong. Sebenarnya tidak jauh juga, tapi lebih jauh dibanding ke Universitas Indonesia. Saya atau kakak saya sama sekali belum pernah ke tempat ini. Saya mengetahui keindahannya dari seorang teman. Berdasarkan petunjuk yang diberikan perjalanan pun dimulai. Patokannya hanya, letak tempat itu dekat Pemda Cibinong. Hanya 1 kilometer ke arah Bogor. Sederhana ya. Akibatnya adalah tersasar. Lebih tepatnya jalan yang kami tempuh berbeda. Radius 1 kilometer itu kalau dibuat melingkar ya lumayan juga. Jadi kami sisiri daerah Karadenan dan nihil. Lanjut ke jalan raya Bogor. Kalau tak ketemu ya pulang saja. Sepanjang jalan, mata selalu mengawasi setia…

Menikmati Cirebon

Image
Setiap perjalanan itu buat saya sangat menyenangkan. Dekat atau jauh selalu punya cerita sendiri, seperti perjalanan kali ini. Kami, rombongan yang terdiri dari 17 orang, tua dan muda menuju kota Cirebon untuk menikmati batik. Sebenarnya ini kali ketiga saya menjejakan kaki di kota udang. Tidak pernah bosan lho, selalu saja menarik. Panasnya kota pesisir ini tidak bisa menguapkan aura semangat menjelajah.

Berbeda dengan dua perjalanan sebelumnya yang saya lakukan sendiri dan dalam rangka menjalankan tugas, perjalanan ini murni jalan-jalan melihat keindahan kota Cirebon. Lalu, ini kali pertama saya mengurus perjalanan untuk kami semua. Mulai mencari agen yang bisa membantu, sampai membeli tiket kereta api dan bis yang akan digunakan. Tidak ada pewandu wisata sebab ini adalah jalan-jalan bersama. Agenda yang sudah disusun bersifat sangat lentur dan bisa sewaktu-waktu berubah sesuai keinginan dan kesepakatan bersama.

Maka, kami tidak kecewa saat tiba dan ingin bersantap di nasi jamblang te…

Salam Perkenalan

Salam! ini adalah kumpulan berbagai tulisan yang saya buat. Entah itu perjalanan, keragaman makanan, celotehan-celotehan ringan, dan cerita yang lahir begitu saja. Harapan saya, semoga apa yang tersaji dapat memberi arti bagi Anda. Ijinkan saya untuk menyapa dan berbincang dengan Anda, tinggalkanlah jejak komentar agar saya mudah mencarinya. Itu akan sangat berarti untuk saya.

Salam

Utari