Buku untuk sekolah

Siang itu si sulung baru saja pulang dari sekolahnya. Wajahnya terlihat kepanasan. Cuaca memang cukup terik siang itu. Sambil melepas sepatu, si sulung bercerita tentang ritual yang kerap dilakukan menjelang akhir tahun belajar. Ini adalah tahun ketiganya di SMP. Berarti tahun terakhirnya menggunakan seragam putih biru.

Sebelum para siswa melakukan ujian nasional, pihak sekolah sudah memberitahu agar para siswa meninggalkan kenang-kenangan berupa buku untuk perpustakaan sekolah. Dulu juga waktu selesai belajar di SD, murid-murid pun memberikan buku untuk perpustakaan.

Bedanya, saat ini, jenis buku dan judulnya sudah ditentukan oleh petugas perpustakaan. Mungkin supaya tidak ada judul yang sama dan buku yang diberikan sesuai dengan usia mereka. Yang membuat si sulung heran adalah buku yang harus diberikan ke perpustakaan adalah buku masak.

kalender menu sebulan favorit

Uniknya lagi, buku itu berjudul KALENDER MENU SEBULAN Favorit dan Praktis yang dibuat oleh saya dan Chef Nchank. Pertanyaan, kok bisa ya petugas perpustakaan meminta putri saya menyumbang buku itu? padahal saya tidak kenal dengan mereka. Saya juga merasa tidak terkenal sekali. Bukan artis pula atau chef yang kerap muncul di layar kaca. Sampai sekarang pertanyaan itu belum terjawab. Biarkan saja jadi teka-teki yang lucu buat saya.

Hanya meminta si sulung ketika memberikan buku itu mau menjelaskan bahwa buku itu tidak beli di toko. Buku Kalender Menu Sebulan itu didapat langsung dari penerbit. Kalau tak percaya, buka saja sampulnya dan baca stempel di dalamnya. Tidak diperjual belikan. Nomor lepas. Itu tanda bahwa buku dikirim untuk penulisnya. Semoga buku ini berguna untuk anak-anak nanti, mereka mau mencoba dan mandiri.

Sebelum


Comments