Posts

Showing posts from August, 2016

Si kuning, harum dan segar

Image
Ketika memasak atau membuat kue, kerap kali lemon alias si kuning dipakai sebagai pelengkap. Tidak cuma jus atau airnya, namun kulitnya pun ikut dimanfaatkan. Lapisan luar ini selain memiliki warna menarik juga memberi keharuman yang menyegarkan.

Untuk menyatukannya dengan bahan-bahan masakan, kulit lemon bisa diris tipis atau diparut. Nah ketika menyajikannya dalam bentuk parutan, Anda perlu melakukannya dengan hati-hati. Pastikan tangan tidak terkena parutan dan jauhi bagian kulit lemon yang berwarna putih sebab bisa merusak rasa masakan.

Agar mendapat hasil yang baik, ketika memarut gengamlah lemon dengan baik. Gunakan parutan khusus untuk lemon atau parutan dengan lubang-lubang kecil. Parut perlahan memanjang ke arah bawah sambil memutar lemon. Lakukan tanpa menekan sekuat tenaga. Ingat, hindari bagian putihnya agar tidak pahit.

Agar tambah manis

Image
Cuaca panas seperti ini, tentu enak mengonsumsi makanan atau minuman segar dan dingin. Buah menjadi pilihan yang sangat disarankan karena mengandung berbagai zat yang dibutuhkan tubuh. Selain dapat menyegarkan tubuh tentunya.

Ketika membeli buah-buahan ini, kita tentu menginginkan buah dengan citarasa manis. Mencicipi terlebih dahulu saat membeli sudah pasti harus dilakukan. Namun demikian supaya rasa manis buah meningkat, ada baiknya buah yang dibeli tidak langsung dimasukkan ke dalam lemari pendingin.

Letakkan buah di atas meja makan, tentu keluarkan dulu dari kantung pembungkusnya. Diam saja di sana hingga akan dikonsumsi. Membiarkannya di tempat terbuka diyakini mampu meningkatkan rasa manis buah-buahan. Jika ingin menikmatinya dalam keadaan dingin, kupas dan potong lalu masukkan ke kulkas selama beberapa saat dan selamat menikmati.

foto:wikipedia

Biji cabai=No

Image
Belakangan setiap ada waktu luang, saya manfaatkan untuk lihat acara televisi, bukan soal gosip sih, makanya agak kuper. Acara yang bisa bikin saya duduk manis adalah memasak. Tadinya cuma nonton, kemudian mulai bawa kertas sama pulpen.

Guna alat ini untuk mencatat tip yang diberikan narasumber. Kalau resep, suka nggak kekejar nyatetnya, huhhuuhu. Ternyata, tip yang dicatat mulai agak banyak. Dipikir lagi, kok sayang kalau disimpan sendiri. Jadilah dibagikan kepada siapa saja, mudah-mudahan membantu.

Kali ini tentang memisahkan biji cabai dari si cabai. Sebenarnya ada berbagai cara melepaskan biji cabai. Bisa dibelah memanjang dulu cabainya, lalu dibuang bijinya. Saya sendiri suka memukul-mukul cabai dengan bagian belakang pisau yang tidak tajam agar biji mudah terlepas.

Ternyata ada cara lain yang lebih mudah dan cepat, juga tanpa alat karena memakai telapak tangan. Caranya dengan meletakkan cabai di antara kedua telapak tangan, lalu gosok-gosok seperti sedang menghangatkan kedua telapa…