Lasagna Banjar

Asyik, ramadhan tiba. Ini dia waktunya berburu ragam kudapan khas bulan ramadhan. Setiap daerah pasti punya dong kue andalan untuk berbuka. Begitu juga dengan Banjarmasin dan Banjarbaru yang punya wadai alias kue khas ramadhan.

Nah wadai khas ini bisa dengan mudah didapat di pasar wadai ramadhan yang tersebar di beberapa titik, seperti di dekat kantor gubernur Banjarmasin atau dekat kolam renang idaman di Banjarbaru.

IMG_20171216_110511_844.jpg mau mencari aneka bingka, apam barandam atau si ipau, sudah pasti akan ketemu mereka. Dari ketiga wadai tadi yang jadi kegemaran adalah ipau. Yap inilah kue yang dibuat dari terigu bertabur sayuran. Rasanya gurih manis.

Untuk mendapatkan sepotong wadai ipau, pembeli tidak perlu merogoh kocek dalam-dalam. Cukup membayar Rp 3000 sudah bisa membawa pulang sepotong ipau. Kalau suka, bisa kok membawa pulang seloyang ipau. Harganya tinggal disesuaikan saja.

Karena ipau dibuat dengan cara ditumpuk, maka panganan ini kerap disebut dengan lasagna banjar. Kok bisa ya. Tentu saja, sebab modelnya bertumpuk-tumpuk mirip lasagna sih. Dadar yang terbuat dari terigu, margarin, telur, dan garam akan disusun berselang seling dengan tumisan sayuran. Baru setelah itu disiram kuah dan taburan bawang goreng jika suka.

Selain ditumpuk serupa lasagna, ada juga ipau yang dijual dalam keadaan digulung seperti dadar gulung. Namun demikian warna ipau tetap sama lho, putih berhias warna-warni sayuran.

Oh ya, karena ipau begitu digemari warga Banjarmasin dan sudah ada sejak lama, maka pemerintah Banjarmasin menetapkan ipau sebagai kue khas Banjarmasin. Diharapkan nantinya ipau bisa dinikmati kapan saja, tidak perlu menunggu bulan ramadhan tiba. Serta bisa dijadikan oleh-oleh khas Banjarmasin. Jadi jangan heran kalau nanti ada slogan, belum ke Banjarmasin kalaj belum makan ipau.

Comments