Nyamannya menikmati soto banjar

20180518_182110.jpg

 

Sudah dua hari hujan turun. Nggak terus menerus sih, tapi, intensitasnya cukup besar plus angin. Sudah dingin, badan lagi nggak enak karena batuk pilek.
Suasana kayak gini, enaknya ngemil atau makan sesuatu yang hangat. Gorengan yang baru diangkat pun hangat dan cocok. Sayang, inget sama batuk jadi coret dari daftar.
Soto, wah, cocok nih. Kuahnya hangat, masih sedikit beruap, mantap deh. Entah si hujan paham akan isi hati ya, tiba-tiba berhenti. Langsung cuzz cari soto di depan.
Nggak perlu waktu lama sudah menemukan warung yang menawarkan soto banjar. Beli dua bungkus ah. Isinya dipisah dengan kuah supaya bisa dihangati lagi.
Sigap, paman penjual memasukkan bihun, potongan wortel dan kentang serta irisan telur ayam. Setelah itu suwiran ayam ke dalam plastik. Taburi daun bawang. Kuah soto ditempatkan di plastik lain. Semua lantas disatukan dalam plastik besar. Sebelum serah terima dilakukan, paman penjual masih memberikan persyaratan terakhir agar rasa soto makin mantap yaitu potongan jeruk atau limau dan sebungkus kecil sambal. Barulah kita diijinkan pergi setelah menukarnya dengan uang.
Soto banjar versi umum pun bisa saya nikmati. Kok, versi umum? Memang ada yang lain. Yup, soto banjar punya tampilan lain namanya soto banjar ayam bapukah. Untuk isi dan kuah sotonya sama saja. Bedanya di pemberian ayam.
Pada soto banjar ayam bapukah, ayam yang diberikan tidak disuwir tapi utuh. Bagian ini diambil dari satu ekor ayam rebus. Dipisahkan dengan cara dipatahkan, bahasa banjarnya dipukah, jadilah disebut bapukah. Begitu asal nama soto ayam banjar bapukah.
Selain ayam dan telur, pada seporsi soto akan disertakan sebuah perkedel kentang. Beberapa pedagang, terutama kedai berukuran besar, akan menawarkan satai ayam untuk pelengkapnya.
Paduan rasanya mantap lho. Kuah hangat plus bumbu satai, hhmmm nyaman. Oh ya, berbeda dengan soto di daerah lain yang pernah saya nikmati, soto banjar tidak disajikan dalam mangkuk. Wadah yang dipakai berupa piring. Potongan lontong menjadi penghuni piring pertama, diikuti bihun dan lain-lainnya.
Jadi dalam seporsi soto banjar ada karbohidrat, sayuran, dan lauk pauk. Lengkapkan. Sehat dan nyaman.

 

Comments