Pilah pilih kacamata

IMG-20180731-WA0028Sejak SMP, putri saya sudah memakai kacamata. Beragam model bingkai sudah pernah dicoba. Saya ingat, bingkai pertamanya dibeli di optik depan sekolah.

Waktu itu jenis bingkai yang dibeli terbuat dari besi. Ukurannya kecil. Cukup membingkai matanya saja. Kayaknya...kayaknya sih, model itu memang lagi hapening.

Belum terpikirkan apakah bingkai sesuai dengan bentuk wajahnya. Yang penting ringan dan anaknya suka.

Namun...semakin besar, proses memilih bingkai kacamata jadi tidak lagi sederhana. Oh ya, setiap tahun kacamata selalu diganti. Bukan karena tren lho, tapi menyesuaikan sama perkembangan matanya alias minusnya nambah.

Jadi, setiap tahun kami selalu berkutat sama model bingkai kacamata. Selain bingkainya harus ringan, sebab dipakai setiap hari, juga bentuknya pas dengam wajahnya.

Dari pengalaman dan hasil ujicoba memakai beberapa bingkai kacamata, diputuskan kalau model yang paling pas adalah bingkai kacamata agak lebar. Katanya, pandangannya tidak terhalang tiang...eh..bingkai deh.

Rupanya, jenis bingkai kacamata terakhir cocok sama bentuk mukanya yang bulat. Bagaimana kalau bentuk mukanya berubah? Sesuatu yang tidak mungkin sih.

Namun, kalau ada teman-teman yang ingin tahu cara memilih kacamata, tip di bawah bisa disimak ya.

Jika bentuk wajah segitiga, jenis bingkai yang pantas digunakan adalah yang bagian atas bingkainya lebih lebar. Tujuannya untuk menyeimbangkan sisi atas dengan bagian bawah wajah. Tetapi...pastikan bingkainya bergagang lebar ya, agar wajah tidak terlihat sempit.

Berbahagialah untuk mereka yang memiliki wajah oval. Bingkai model apa pun bisa dipakai. Mau ganti model bingkai beberapa bulan atau mungkin sebulan sekali bisa dilakukan. Namun, jangan sekali-kali melirik bentuk bingkai yang ekstrim atau lebarnya melewati wajah sebab bisa menganggu penampilan.

Bagaimana jika wajah berbentuk panjang? Jenis bingkai apa yang sesuai? Jawabnya adalah bingkai berbentuk kotak bergagang rendah. Wajah akan terlihat lebih lebar dan pendek. Namun, yakinlah jangan memilih bingkai kacamata yang lebarnya lebih dari wajah. Dijamin penampilan jadi tidak seperti yang diharapkan.

Hati, ya, wajah berbentuk hati. Bukan hati saya lho. Sebaiknya memilih bingkai dengan bagian depan sangat minimalis. Gampangnya, lensa tanpa bingkai. Dengan demikian dahi dan rahang terlihat seimbang. Lebar dahi pun seakan menarik sudut mata ke bagian bawah wajah. Sehingga wajah lebih seimbang.

Nah, kalau wajahnya bulat seperti putri saya, pakailah kacamata berbentuk persegi atau kotak dengan gagang kacamata tinggi. Wajah jadi kelihatan lebih panjang. Oh, ya, putri saya menghindari bingkai berwarna gelap supaya wajah tidak bulat.

Kalau tadi bulat, sekarang wajah berbentuk kotak maka kebalikan pemilik wajah bulat. Bingkainya justru yang oval atau bundar. Tujuannya untuk menyamarkan garis wajah agar lebih lembut.

Selain bentuk wajah yang sudah disebut di atas, ada juga wajah berbentuk wajik. Mereka disarankan memakai bingkai kacamata yang memiliki bagian atas lebih lebar. Jauhi kacamata dengan bingkai bersudut karena wajah akan semakin terlihat runcing.

Dengan menyesuaikan bentuk wajah dan bingkai kacamata, selain penglihatan menjadi lebih jelas, penampilan pun terlihat makin menawan.

.

Comments

  1. Salam kenal bloggers, boleh dong kunjungi blog ku https://fulfikablog.wordpress.com/2018/07/26/ternyata-ada-yang-tidak-kita-ketahui-tentang-pt-rapp/ :)

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung ke blog saya. Mohon tidak membagikan tautan disini. Silahkan meninggalkan komentar yang baik dan sopan.