Tip lihat pawai biar makin asyik

Agustus telah tiba..agustus telah tiba. Artinya akan banyak daerah membuat pawai atau arak-arakan alias karnaval. Istilah keren lainnya sih parade. Apa pun sebutannya pasti enak dan seru di tonton. Mau arak-arakan budaya, parade kendaraan hias, karnaval antar RT sampai pawai obor, pasti mengundang orang untuk menonton.

Iring-iringan orang berjalan ini bisa dilakukan pagi atau sore hari. Ketika matahari panasnya cukup bersahabat. Jarak tempuh pun berbeda-beda. Tergantung tujuan diadakannya acara, tema, peserta, dan skala kegiatannya. Ada yang keliling komplek perumahan saja, biasanya pawai tujuhbelasan tingkat komplek atau RT.

Untuk pawai dengan skala besar, jarak tempuh ya lebih jauh, bisa sampai beberapa kilometer. Lokasinya pasti di jalan protokol supaya mudah dijangkau oleh masyarakat luas. Sebagai penonton, pasti kita ingin menikmati tontonan seru ini secara maksimal. Berada sedekat mungkin dengan batas tepi pawai agar jelas menonton. Supaya nyaman dan menyenangkan, kita sebaiknya melakukan sejumlah persiapan, biar nggak kalah sama pesertanya ya. Berikut hal-hal yang perlu diperhatikan:

1. Informasi seputar pawai.

Untuk pawai skala kecil, informasi bisa diperoleh dari mulut ke mulut. Jadi jangan ragu bertanya ke tetangga perihal pawai di lingkungan tempat tinggal. Berbeda jika pawainya skala besar, panitia biasanya menyebar pengumuman melalui iklan di media massa dan media sosial. Simpan nomor panitia untuk menanyakan jam, rute, lokasi awal dan akhir lomba. Kecuali di brosur sudah tercantum dengan jelas ya. Tanyakan beberapa hari sebelum pawai berlangsung agar kita bisa menentukan tempat terbaik menonton.

2. Datang lebih awal

Berbekal informasi yang di dapat, datanglah 1 atau 2 jam sebelum pawai berlangsung. Ini memberi kita kesempatan melihat persiapan para peserta pawai, sekaligus mencari lokasi paling bagus untuk melihat pawai. Datang tepat waktu akan membuat kita kesulitan mencari tempat strategis. Apalagi kalau datang terlambat, bisa-bisa pawainya sudah berakhir.

3. Jangan lupakan perlengkapan penahan panas.

Gunakan topi, kacamata, atau payung saat menonton pawai. Alasannya, pawai kerap digelar di jalan. Belum tentu jalan tersebut diteduhi pepohonan yang bisa melindungi kita dari sengatan matahari. Ketimbang pusing akibat tersengat matahari lebih baik membekali diri dengan topi, kacamata, atau payung. Jangan lupakan juga tabir surya agar kulit tak gosong.

4. Siapkan makan dan minuman.

Memang di sekitar area pawai ada saja penjaja makanan. Namun para penjaja ini tidak mungkin berjualan di tepi jalan sebab bisa mengganggu. Meninggalkan tempat untuk membeli minuman sama artinya kehilangan tempat strategis. Jadi lebih baik meyiapkan diri agar tak haus dan lapar ya.

4. Power bank.

Keasyikan memotret atau bersosial media bisa menyebabkan baterai telepon gengam habis. Ketimbang bingung karena tak bisa mengabadikan momen, bekali diri dengan power bank untuk mengisi ulang baterai telepon gengam. Lanjut deh foto-fotonya.

5. Pakai pakaian yang nyaman

Pastikan pakaian yang digunakan nyaman ya. Bisa menyerap keringat dengan cepat. Modelnya tergantung kita, tapi pastikan pakaian yang kita kenakan tidak mengganggu orang lain.

6. Perhatikan pula alas kaki

Disarankan untuk menggunakan alas kaki yang nyaman seperti sepatu kets. Hindari memakai sepatu high heel, kecuali mampu berjalan lama dengannya. Kalau pun kita tidak berjalan di belakang pawai, kita akan berjalan dari tempat parkir ke area pawai.

[gallery ids="357,355,356,358,359,361,362" type="rectangular"]

7. Foto-foto dong

Lihat pawai tanpa memotret pasti kurang afdol. Biar makin top, foto dong sama peserta pawai. Waktu yang tepat adalah sebelum pawai dimulai. Saat para peserta masih belum kepanasan dan riasan masih prima. Kalau pun kegiatan berfoto baru bisa dilakukan setelah pawai, artinya bersegeralah sebelum para peserta melepas kostumnya. Kalau pun ingin berselfi saat pawai berlangsung, perhatikan keadaan sekeliling ya agar tidak mengganggu jalannya pawai dan penonton.

8. Berjalan bersama peserta pawai

Ketika bagian ekor pawai sudah berada di depan kita, jangan ragu untuk ikutan berjalan di belakang mereka. Dengan demikian kita punya kesempatan merasakan jadi peserta pawai meski tanpa kostum.

9. Waspada

Melihat kemeriahan pawai memang bisa melenakan. Hati-hati, jaga kewaspadaan. Jaga barang-barang pribadi agar tidak berpindah tangan. Dimana ada kerumunan pasti ada segelintir orang yang memanfaatkan kesempatan alias copet.

10. Manfaatkan fasilitas umum.

Jika pada rute pawai melewati jalan yang ada jalur penyeberangan orang, kita bisa memanfaatkannya untuk menonton. Pandangan akan lebih luas sebab berada di ketinggian. Kita pun bisa melihat jalannya pawai dengan nyaman. Namun tetap waspada ya.

Selamat menonton pawai. Jangan lupa tetap waspada ya.

Comments