Si karing sapat

Wow, apa nih?

IMG-20180520-WA0002.jpg

Begitu yang terlintas di kepala ketika pertama kali melihat para acil menjajakannya. Tampilannya sungguh rapih. Dijajarkan satu persatu dalam barisan yang rapat. Menempel satu sama lain, seperti tak ingin berpisah.

Begitulah penampakan dari iwak karing sapat alias ikan asin sepat. Makanan ini khas Kalimantan Selatan. Dibuat dari ikan sepat yang banyak terdapat disungai.

Cara mengolahnya tak jauh beda dengan membuat ikan asin lainnya. Ikan yang sudah dibersihkan, kemudian diberi garam lalu ditata merapat baru kemudian dijemur. Semakin kecil ukuran ikannya akan semakin cepat kering saat dijemur dibawah sinar matahari.

Sebelum di masak, iwak karing ini perlu dilepas satu per satu. Baru digoreng dengan minyak panas. Kerenyahannya berpadu dengan rasa yang tak terlalu asin. Bisa langsung disantap seperti kerupuk atau diberi tambahan bumbu lainnya.

Untuk mendapatkannya cukup mudah, banyak acil penjual yang menjajakannya di pasar tradisional. Toko oleh-oleh khas Kalimantan juga menyediakan dalam kemasan plastik. Lebih mudah dan cantik dibawa untuk buah tangankan. Jadi kepingin mencobanyakan?.

Komentar

  1. Jalan-Jalan KeNai22 Agustus 2018 05.18

    oh ikan asin sepat. Tetapi, unik karena dijejerin begitu. Kalau di tempat lain biasanya disimpan begitu aja

    BalasHapus

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung ke blog saya. Mohon tidak membagikan tautan disini. Silahkan meninggalkan komentar yang baik dan sopan.