Cara membuat Martabak manis enak dan lembut.

Bulan purnama sudah lama lewat, tetapi saya selalu terkenang akan keindahannya. Selain bisa menikmatinya kembali lewat foto, saya juga menikmatinya dalam arti yang sesungguhnya. Ya, saya bikin martabak manis sendiri. Martabak manis buatanku ini enak dan lembut lho.

Maaf kalau kata-kata saya berbau promosi. Maafkan juga karena sudah membuat teman-teman tergiur. Memang itulah maksud saya, wkwkwkwk.

Membuat kue sendiri itu lebih nikmat teman. Selain jumlahnya pasti lebih banyak dibanding membeli dengan jumlah uang yang sama, rasanya juga bisa disesuaikan dengan keinginan hati.

Demikianlah saya, yang memang lebih suka membuat makanan atau kue sendiri. Maklum kalau beli nggak cukup 1 loyang. Nggak puas gitu.

martabak manis anti gagal
martabak manis buatanku


Kebetulan pula di rumah saya memiliki beberapa peralatan memasak yang bisa diberdayakan. Belum banyak sih, baru panci pengukus dan baking pan saja. Oven masih tersimpan rapi dalam daftar belanjaan. Doakan bisa segera bisa punya oven sendiri.

Untuk mendukung keberadaan peralatan masak ini alias biar tidak mengganggur, maka terigu, telur, baking powder, baking soda, dan emulsifier selalu tersedia. Tujuannya kalau sewaktu-waktu saya dapat ilham buat bikin kue, ya tinggal eksekusi aja. Dengan catatan kuenya dibuat tanpa oven.

Seperti kemarin, tiba-tiba saya teringat pada keindahan bulan purnama. Hujan yang turun sangat mendukung keinginan untuk ngemil. Kebetulan lagi baru saja beli pewarna makanan hitam.

Tidak ada halangan lagi, lebih baik segera ke dapur saja. Kita buat martabak manis ya. Untuk resepnya tinggal mencari di internet. Begitu di klik, berhamburanlah beragam resep martabak manis yang menggugah selera.

Mari seleksi resepnya. Cari yang sesuai dengan bahan yang ada di dapur. Kalau bisa cara buatnya tidak perlu panjang kali lebar. Nanti bisa merontokkan semangat memasak hahaha.

Akhirnya saya menjatuhkan pilihan pada sebuah resep. Bahannya ada semua di dapur. Cara bikinnya gampang. Plus tidak perlu loyang khusus martabak, cukup teflon saja.

Biarpun tinggal mengikuti segala arahan yang diberikan dengan jelas, toh saya tetap saja melakukan modifikasi. Di resep asli dicantumkan susu kental manis dalam proses pembuatannya.

Hm, kalau kebetulan saya nggak ada stok susu kental manis, masa acara bikin martabak manisnya gagal. Ya jangan dong, jangan patahkan semangat karena SKM. Masih ada jalan lain. Ganti saja SKM dengan gula pasir.

Perubahan ini saya lakukan setelah lebih dulu mempelajari resep dengan seksama. Ternyata SKM digunakan untuk membantu ragi menggembang.


martabak manis anti gagal
martabak manis buatanku

Setelah yakin, mulailah menyiapkan berbagai bahan. Campur sana, aduk sini, adonan pun jadi. Diamkan sebentar agar ragi bisa mengembangkan diri. Baru setelah itu dimasak menjadi terang bulang alias martabak manis.

Karena baru pertama kali bikin, selama proses memasak, tutup teflon berulang kali dibuka. Oh ya, aslinya teflon saya tidak ada tutupnya. Jadi ditutup saja dengan tutup panci lain yang penting tertutupkan.

Gelembung-gelembung pun bermunculan. Akhirnya martabak manis pun matang. Wah sarangnya kelihatan. Yes, tanda kalau martabaknya jadi.

Sukses membuat martabak manis, mendorong saya membuat kembali martabak manis. Kali ini niatnya ingin membuat martabak berwarna hitam.

Apa daya warnanya tidak sesuai keinginan karena saya mencampur pewarna belakangan. Warna martabak pun berubah menjadi hijau wkwkwkwk, beda jauh dari harapan. Tapi tetap senang dong, artinya masih ada kesempatan buat bikin martabak lagi.

Biar rasanya lebih mantap, sengaja diberi parutan keju. Sip, martabaknya udah miriplah sama martabak manis yang dijual sama abang-abang.

Buat teman-teman yang penasaran, silahkan intip resepnya di sini ya.

Martabak Manis

Bahan:
10 sdm terigu
1 sdm tapioka
5 sdm gula pasir
130 ml air hangat
2 sdm minyak goreng
1/2 sdt ragi
1/2 sdt baking soda
1/4 sdt garam
1 butir telur ayam

Cara membuat:
1. Siapkan raginya. Campur ragi dengan 1 sdt gula pasir. Aduk rata. Beri 2 sdm air hangat (dari 130 ml air hangat). Aduk-aduk. Diamkan hingga ragi berbusa.
2. Siapkan wadah. Beri gula pasir dan telur. Kocok hingga gula pasir larut.
3. Masukkan terigu dan tapioka yang sudah diayak. Aduk rata.
4. Tambahkan ragi yang sudah berbusa, lalu air hangat. Aduk rata.
5. Masukkan minyak goreng, aduk sampai benar-benar rata. Tutup dengan serbet atau plastik wrap. Diamkan adonan selama minimal 15 menit.
6. Beri baking soda, aduk rata.
7. Panaskan teflon, olesi dengan mentega (tipis saja). Tuang setengah adonan. Biarkan sampai keluar gelembung. Lalu tutup teflon. Biarkan masak.
8. Olesi bagian atas martabak dengan mentega atau margarin. Taburi gula pasir. Angkat. Jika ingin ditaburi keju, tidak perlu diberi gula pasir. Potong-potong dan sajikan.

Catatan:
1. Gunakan tepung terigu protein rendah.
2. Pengocokan bisa dilakukan dengan mikser dengan kecepatan rendah. Bisa juga dengan memakai ballon whisk. Pastikan gula pasir benar-benar larut.
3. Untuk memberi warna pada martabak, gunakan pewarna makanan. Sesuaikan warnanya dengan keinginan.
4. Gunakan api sangat kecil agar adonan matang sempurna.
5. Sebelum menggunakan ragi, lakukan tes sederhana dengan mengambil sedikit ragi dan beri air hangat. Jika ragi berbusa pertanda ragi masih bagus. Tetapi jika ragi tidak berbusa artinya ragi sudah tidak bisa dipakai.
6. Jika ingin memberi warna, cukup dengan memberi pewarna makanan alami atau pewarna makanan yang siap pakai bersamaan dengan pemberian minyak goreng.


Komentar

  1. salah satu cemilan kesukaan gue martabak manis, gue beli aja sih gak bisa buat sendiri meski ada resepnya :D

    BalasHapus

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung ke blog saya. Mohon tidak membagikan tautan disini. Silahkan meninggalkan komentar yang baik dan sopan.