Bandeng selimut oat


Bandeng selimut oat
Bandeng selimut oat (foto: koleksi pribadi)


Kemarin seorang teman mengabari akan ada perayaan cap go meh. Perayaan ini masih berkaitan dengan chinese new year.

Pada saat itu kelenteng akan lebih ramai oleh umat yang datang untuk beribadah. Menjelang sore, keriaan akan bertambah dengan pertunjukan barongsai dan naga.

Suka cita memang masih terasa. Keluarga akan saling mengunjungi, begitu juga para menantu yang datang ke rumah mertua. Mereka membawa serta ikan bandeng sebagai hantaran istimewa.

Ikan bandeng memiliki arti rejeki yang berlimpah. Semakin besar ukuran ikan bandeng maka semakin banyak rejeki yang diperoleh.

Biasanya ikan bandeng akan dimasak dengan cara dipecak, dipindang atau dikukus. Namun tidak ada salahnya bandeng digoreng dengan baluran tepung dilengkapi dengan sambal terasi.
Agar lebih renyah dan teksturnye berbeda, tepung pelapisnya dicampur dengan nestum. Hasilnya pasti akan juara. Berikut resep bandeng selimut nestum

Bandeng selimut oat

Bahan:
1 ekor ikan bandeng, fillet, cabut durinya, iris tipis, sisihkan
1 buah jeruk nipis, peras, ambil airnya
Garam, secukupnya
Lada bubuk, secukupnya
100 gram tepung terigu
1 butir telur ayam, kocok
100 gram oat
Minyak untuk menggoreng

Cara membuat:
1. Masukan potongan ikan bandeng, beri air jeruk nipis. Aduk-aduk agar rata. Diamkan sejenak.
2. Susun potongan ikan bandeng, taburi kedua sisinya dengan garam dan lada bubuk. Sisihkan.
3. Kocok telur hingga rata.
4. Ambil potongan ikan bandeng. Gulingkan ke tepung. Tepuk-tepuk lalu masukan ke dalam kocokan telur, angkat dan gulingkan kembali di nestum. Pastikan semua permukaannya terlapisi.
5. Susun dalam wadah dan simpan dalam kulkas minimal 30 menit.
6. Panaskan minyak goreng. Goreng ikan bandeng hingga berwarna kuning keemasan. Angkat dan sajikan.

Tips:

1. Ikan bandeng bisa diganti dengan ikan tuna, ikan patin, ikan gurame, ikan kembung, atau ayam.
2. Untuk menghilangkan bau amis ikan, setelah dipotong atau iris beri perasan air jeruk nipis. Sisihkan sebentar di kulkas.
3. Jika menggunakan ikan beku, seperti ikan dori harus dilembutkan dulu dengan cara meletakkan ikan beku di dalam kulkas (bukan freezer) semalaman.
4. Kalau tak sempat membiarkannya di kulkas, dalam keadaan terbungkus taruh ikan di bawah air yang mengalir.
5. Agar tepung melekat kuat, saya sengaja mendiamkan ikan yang telah dibaluri dala  kulkas semalaman.
6. Saat menggoreng, pastikan minyak sudah panas.
7. Goreng satu sisi hingga berwarna kecokletan baru balik. Terlalu sering membolak-balik menyebabkan ikan menyerap banyak minyak.
8. Setelah diangkat, saya meletakkan ikan dengan cara berdiri supaya minyaknya tiris.
9. Sajian ini bisa juga untuk bekal sekolah.
10. Sambal yang dijadikan cocolan bisa sambal jadi atau sambal ulek.

Komentar

  1. wah dibalut oat beneran hehe. gmna ya rasanya, jadi penasran

    BalasHapus
  2. Itu beli bandeng fillet di pasar ada nggak ya? jadi pengen bikin juga deh, kayaknya enak nih, pas buat anak-anak.
    Biar anak suka makan ikan, anak saya nggak suka ikan soalnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bandeng filet nggak ada di pasar mbak. Jadi ya filet sendiri di rumah. Biar gampang mbak bisa pakai ikan dori yang dijual dalam kemasan. Tinggal diiris aja mbak.

      Hapus

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung ke blog saya. Mohon tidak membagikan tautan disini. Silahkan meninggalkan komentar yang baik dan sopan.

Postingan populer dari blog ini

Ke Banjarmasin Naik Transportasi Umum Yang Adem dan Nyaman? Ya, Pakai BRT dong.

Asyiknya Menumpang Travel ke Bandung