Cuci tangan dengan baik dan benar untuk mencegah penularan virus corona

Menjaga kebersihan dapat dilakukan dengan hal sederhana yaitu mencuci tangan. Lakukanlah dengan benar agar hasilnya maksimal. Upaya ini merupakan salah satu cara untuk membentengi diri dari penyakit, termasuk penyakit yang disebabkan oleh virus. Salah satunya adalah virus corona.

Suatu hari, saya mengunjungi sebuah rumah tradisional banjar. Rumah itu besar dan terbuat dari kayu ulin. Pelan-pelan saya memasuki rumah, menginjak kayu bagian teras, lalu masuk ke ruang depan rumah, kemudian melewati pintu menuju ruang tengah dan melongok ke dapur yang berada di bawah.

Selama tur, sesekali pemiliki rumah mendatangi saya. Kami berbincang tentang kisah dan fungsi dari tiap ruangan. Suasananya sangat nyaman. Udara panas seperti tak mampu menjangkau kami. Pemakaian kayu dan air yang berada di bawah rumah seakan menjadi alat penyejuk alami.



Perbincangan terus berlanjut di ruang depan. Dimana saya bisa melihat ke halaman rumah. Ibu Fauziah bercerita bahwa di bagian teras dulu diletakkan sebuah gentong atau wadah air. Sebelum seseorang masuk ke dalam rumah harus mencuci tangan dan kakinya.

Ah, betapa arifnya nenek moyang kita yang telah menerapkan pentingnya menjaga kebersihan. Tentu hal ini patut dicontoh. Saya ingat, di rumah, tepat di teras sengaja disediakan keran air untuk membasuh kaki dan tangan. Saya selalu mengingatkan anak-anak untuk membersihkan kaki dan tangan sebelum masuk.

Kearifan lokal ini patut dijaga, tidak hanya saat ini ketika dunia gempar karena pemberitaan soal penyebaran virus yang dikenal dengan nama Novel CoronaVirus (2019-nCoV). Virus yang berasal dari negara Cina ini dapat menyebabkan penyakit pada sistem pernapasan. Dari informasi yang saya baca, virus ini masih satu keluarga dengan virus penyakit Mers dan SARS. Sedihnya, hingga saat ini belum ditemukan obat yang mampu mengobati Corona Virus.

Cuci Tangan

Sebenarnya tindakan antisipasi tidak hanya dilakukan saat ini saja, tetapi setiap saat karena menjaga kesehatan sangat penting. Sebagai penyuka jalan-jalan, saya berusaha menjaga kesehatan dengan baik. Salah satunya dengan mencuci tangan tadi.

Gambar oleh Martin Slavoljubovski dari Pixabay


Yup, tangan, khususnya telapak tangan merupakan bagian tubuh yang paling rentan terpapar kotoran, bakteri, atau virus. Mencuci tangan merupakan upaya menjaga telapak tangan tetap bersih.

Tata cara mencuci tangan yang baik adalah menggunakan sabun dan air mengalir. Namun saya tidak mungkin terus menerus menemukan wastafel atau tempat cuci tangan. Oleh karena itu, demi alasan kepraktisan, saya membawa handrub atau cairan pencuci tangan. Cairan ini mengandung alkohol yang menimbulkan efek dingin saat dipakai.

Oke, berkaitan dengan cuci tangan, apakah teman-teman sudah melakukan cara mencuci tangan dengan benar? Kalau belum atau merasa tidak yakin, bisa menyimak tata cara mencuci tangan sebagai berikut:

1. Cuci tangan dengan Handrub

Sumber foto: WHO

a. Tuang cairan handrub ke telapak tangan. Posisi tangan sedikit tertangkup agar cairan tidak tumpah.
b. Gosokkan cairan secara merata ke seluruh telapak tangan.
c. Usap punggung tangan dengan cara telapak tangan kanan diletakkan ke atas punggung tangan kiri dengan posisi jari saling terkait. Lakukan hal serupa pada punggung tangan kanan.
d. Posisikan telapak tangan saling menghadap dan posisi jari saling terkait kemudian gosok dan usap sela-sela jari tangan.
e. Taruh buku-buku jari tangan di telapak tangan kiri, dan sebaliknya kemudian gosok dengan arah memutar.
f. Gosok ibu jari kiri dengan arah memutar dalam genggaman telapan tangan. Begitu pula sebaliknya.
g. Bentuk tangan kanan menjadi bentuk kuncup, lalu gosok-gosok kuku di atas permukaan telapak tangan kiri, begitu pula sebaliknya.
h. Biarkan cairan handrub mengering sendiri.

2. Mencuci tangan dengan sabun
Tata cara mencuci tangan dengan sabun sama dengan menggunakan handrub, hanya bagian pertama dan terakhir saja yang berbeda.
a. Basahi tangan di bawah air mengalir.
sumber foto: WHO


b. Tuang atau oles tangan dengan sabun secukupnya.

Sumber foto: WHO

c. Gosok telapak tangan agar seluruh permukaan tangan terkena sabun.

Sumber foto: WHO

d. Gosok punggung tangan. Gunakan jari jemari dari telapak tangan lain untuk menggosok sela-sela jari. Lakukan hal serupa pada tangan lainnya.

Sumber foto: WHO

e. Kedua tangan saling berhadapatan lalu jari jemari saling terkait lalu gosok setiap sela-sela jari tangan.

Sumber foto: WHO

f. Bersihkan telapak tangan dengan cara menekuk jari jemari sambil saling dikaitkan. Kedua telapak tangan digosok ke arah berlawanan.

Sumber foto: WHO

g. Bersihkan ibu jari dengan cara mengengam ibu jari dengan tangan lain lalu gosok memutar. Lakukan pada tangan lainnya.

Sumber foto: WHO

h. Gosok bagian tengah telapak tangan dengan membentuk jari jemari seperti kuncup. Gosok kuku di bagian tengan telapak tangan. Lakukan pada tangan lainnya.

Sumber foto: WHO

i. Bilas tangan dengan air bersih.

Sumber foto: WHO

j. Keringkan dengan handuk.

Sumber foto: WHO

k. Matikan keran dengan handuk agar tangan tidak terkontaminasi kuman atau kotoran lain yang terdapat di keran.

Sumber foto: WHO



Kapan harus mencuci tangan?

Tidak ada waktu baku untuk mencuci tangan. Saya kerap mencuci tangan saat memasak di dapur. Namun demikian ada saat-saat tertentu yang mengharuskan kegiatan cuci tangan dilakukan, yaitu:
1. Saat akan dan setelah menyiapkan bahan makanan.
2. Selesai melakukan BAK dan BAB serta setelah dari toilet.
3. Setelah melakukan aktivitas yang membuat tangan kotor.
4. Usai beraktivitas di luar rumah.
5. Setelah mengunjungi atau menengok orang sakit.
6. Setelah bersentuhan atau memegang hewan.

Kembali menyinggung soal penyebaran virus yang dapat menyerang saluran pernapasan, sudah pasti perlu dilakukan tindakan lain untuk mencegah penyebarannya. Caranya adalah sebagai berikut:
a. Menutup mulut dan hidung ketika batuk atau bersin.
b. Gunakan masker dengan baik dan benar.
c. Hindari kontak langsung dengan penderita atau orang yang mengalami demam, flu atau gejala flu lainnya.
4. Masak daging, ayam, dan telur hingga matang.
5. Jika menderita batuk dan demam serta sulit bernapas segera pergi ke dokter.

Bagaimana? sudah cuci tangan atau belum?




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ke Banjarmasin Naik Transportasi Umum Yang Adem dan Nyaman? Ya, Pakai BRT dong.

Asyiknya Menumpang Travel ke Bandung