Melihat Acara Mandi Sungai Riam di Cemapaka

UMKM Maju Bersama BRI Melalui Rumah BUMN Banjar




Komitmen kuat BRI untuk mendukung kemajuan UMKM diwujudkan dengan melahirkan sejumlah program melalui Rumah BUMN BRI.


Siang itu, kantor cabang BRI terlihat cukup ramai. Sejumlah kendaraan terparkir rapi di lahan yang tertutup conblock. Saya segera menepikan kendaraan tak jauh dari pintu masuk. Tanpa melepas jaket, saya berjalan menuju petugas keamanan yang tengah menerangkan sesuatu pada seorang Ibu. Sementara seorang staf berseragam biru memandu seorang nasabah menuju customer service


Tak lama berselang, laki-laki berseragam biru itu menghampiri saya. Dengan sigap membantu mengatasi kartu ATM saya yang terblokir karena keteledoran. Secarik kertas bertulis nomor antrean diberikan lalu menyilahkan saya menunggu di dalam. 


Tunggu. Antrean nasabah cukup banyak. Saya mengalihkan pandangan pada bangunan yang berada di samping pintu masuk. Ada tulisan Rumah BUMN Banjar, tepat di samping pintu masuknya. Dari luar terlihat berbagai barang kerajinan tertata rapi dalam rak pajang dan meja. Ketimbang duduk menunggu, lebih asyik melihat-melihat ke dalam Rumah BUMN Banjar. 


Sasirangan, Rajutan, Anyaman, Camilan


Di dalam ruangan yang tertata rapi dan terang itu saya melihat dari dekat beragam kerajinan pelaku UMKM. Beberapa produk rajutan mengisi rak kedua lemari pajang. Di sebelahnya beberapa helai kain sasirangan tersampir pada gantungan. Ada pula anyaman purun serta berbagai jenis camilan terbungkus dalam kemasan yang menarik.


Rumah bumn banjar bri
Rumah BUMN Banjar (dok. Pribadi).




Saya mengenali produk UMKM yang dibuat oleh beberapa orang teman. Rasanya senang sekali melihat produk mereka mendapat tempat untuk memajang produk dengan layak. Etalase ini sangat dibutuhkan untuk mengenalkan hasil karya nan indah itu kepada calon pembeli. 


Teman-teman pelaku UMKM ini hanya segelintir, ah mungkin lebih kecil lagi dari jumlah UMKM yang ada di Kota Banjarbaru. Dari data yang di ekspos oleh Pemerintah Kota Banjarbaru, ada 11.641 pelaku UMKM yang tersebar di 5 kecamatan di Ibukota Provinsi Kalimantan Selatan.


Data umkm



Para pelaku UMKM tersebut berada di bawah naungan Dinas Koperasi dan Dinas Perdagangan. Kolaborasi kedua instansi tersebut setidaknya bisa membantu para pelaku UMKM untuk menjalankan usahanya. Apakah hal itu cukup? Belum. Dukungan akan semakin kuat dengan bergabungnya BRI ke dalam kerja sama tersebut. 


BRI Komitmen Mendukung UMKM


Bank yang berdiri tahun 1895 memiliki komitmen untuk mendukung UMKM dengan melakukan berbagai terobosan dari hulu hingga hilir. Strategi yang dikembangkan dimulai dari permodalan, pendampingan pengembangan produk, hingga pengenalan dan pengembangan literasi digital.


Mengutip dari CNNIndonesia.com, saya mengetahui bahwa Bank yang didirikan oleh Raden Bei Aria Wirjaatmadja menjadikan bisnis intinya berpegang pada usaha yang tergolong dalam segmen mikro termasuk UMi (Ultra Mikro). Pilihan tersebut tentu telah dikaji mendalam. Sektor UMKM terbukti dapat bertahan menghadapi badai ekonomi saat krisis ekonomi menerjang.


Pengrajin purun
Pengrajin purun (dok. Pribadi).



Kemampuan UMKM bertahan semakin membaik dengan adanya pemberian kredit dari BRI. Nilainya mencapai Rp989,6 triliun hingga akhir kuartal I tahun 2023. Jumlahnya meningkat dibanding periode yang sama pada tahun lalu yang mencatat nilai Rp903,3 triliun.


Dukungan Terhadap Pahlawan UMKM


Besaran kredit yang diberikan oleh BRI melalui sejumlah program yang dibuat untuk mendukung para pahlawan UMKM di Indonesia. Program yang digagas tersebut berupa:


  • Desa BRILian yang tersebar di 2.843 desa di seluruh Indonesia. Secara berkesinambungan BRI mengadakan sejumlah pelatihan untuk perangkat desa, pengurus BUMDes, dan pelaku UMKM. Tujuannya agar kemampuan dan pengetahuan mereka bertambah dan siap menghadapi persaingan.
  • Klaster UMKM merupakan sebuah program yang dibuat untuk membidik sejumlah pelaku UMKM yang memiliki usaha sejenis. Dalam satu kelompok terdiri dari 15-30 pelaku UMKM, hal ini memudahkan BRI untuk melakukan pendampingan dan pemberdayaan kelompok.
  • Link UMKM dibuat untuk mendekatkan BRI dengan pelaku UMKM dengan memanfaatkan platform daring. Digitalisasi BRI tentu saja memudahkan para pelaku UMKM untuk mengakses berbagai program pemberdayaan sehingga mampu menambah pengetahuan dan kemampuan pelaku UMKM dalam menghadapi persaingan pasar.
  • Pasar Rakyat Indonesia merupakan media aplikasi digital pemasaran yang dibuat untuk membantu masyarakat, khususnya petani, peternak, dan petambak dalam menjual hasil produksinya secara efektif dan efisien. Keberadaan aplikasi ini memungkinkan masyarakat memasarkan hasil panennya hingga ke berbagai daerah. Digitalisasi BRI tentu saja secara tidak langsung mendorong masyarakat untuk lebih melek literasi digital.


Rumah BUMN


Berbagai program yang dijalankan oleh BRI tidak berhenti sampai di sana, Bank yang identik dengan warna biru ini mengembangkan Rumah BUMN bagi para pelaku UMKM. Di rumah inilah saya memiliki kesempatan untuk mendapat beragam informasi seputar kegiatan Rumah BUMN BRI dari Pak Sarpan, staf dan pendamping UMKM.


Pak sarpan rumah bumn bri
Pak Sarpan dari Rumah BUMN Banjar (dok. Pribadi).



Bangunan bercat putih tersebut merupakan satu dari dua rumah serupa, namun pengelolanya berbeda. Perbedaan itu terjadi karena Rumah Kreatif BUMN merupakan rumah kreatif bagi para pelaku UMKM yang keberadaan merupakan hasil kolaborasi Kementerian BUMN dengan perusahaan milik negara. Rumah BUMN menjadi wadah kolaborasi. Meliputi pengembangan UMKM, pusat koordinasi satgas bencana, co-working space, basecamp millenial, dan sosialisasi program KUR dan kemitraan lainnya.


Jika boleh saya katakan, Rumah BUMN Banjar merupakan rumah atau wadah untuk para pelaku UMKM berkumpul, berdiskusi, belajar dan mendapat pembinaan dari BRI.


Pendapat tersebut diamini oleh Pak Sarpan yang sehari-hari memantau dan mendampingi para pelaku UMKM di Kota Banjarbaru dan Kabupaten Banjar. "Awalnya Rumah BUMN ini berada di dekat pasar Martapura, namun karena lokasinya rawan banjir akhirnya dipindahkan ke samping kantor unit BRI Kota Banjarbaru."


Saat ini tercatat 100 pelaku UMKM yang bergabung dengan Rumah BUMN Banjar. Jumlahnya memang masih sedikit dibanding jumlah keseluruhan pelaku UMKM yang ada di Kota Banjarbaru namun akan bertambah seiring kolaborasi dengan berbagai instansi. Keberadaan 100 pelaku UMKM yang tergabung dalam Rumah BUMN Banjar dimaksimalkan dengan berbagai pelatihan dan pertemuan. 


Produk umkm di rumah bumn banjar
Produk UMKM di Rumah BUMN Banjar (dok. Pribadi).



Kegiatan belajar tersebut tidak hanya diadakan oleh Rumah BUMN Banjar namun para pelaku UMKM juga mengadakan pelatihan untuk masyarakat. Semua kegiatan dilakukan di Rumah BUMN Banjar. Dengan demikian transfer ilmu pengetahuan terjadi dan menggulirkan bola keterampilan menjadi lebih besar. 


Rumah BUMN secara rutin mengadakan pelatihan, terutama pelatihan yang berkaitan dengan literasi digital dan keuangan. Para pelaku UMKM didorong untuk mengenalkan dan memasarkan produknya melalui marketplace atau website serta media sosial lainnya.




Masih berkaitan dengan digitalisasi, pelatihan di bidang keuangan juga mendapat perhatian. Pencatatan keuangan sangat membantu para pelaku UMKM untuk mengetahui perkembangan usahanya. Mereka tentu saja bisa memanfaatkan aplikasi BRIMo untuk mencatat pemasukan dan pengeluaran serta memantau transaksi keuangan. Digitalisasi BRI ini akan memudahkan para pahlawan UMKM dalam mengembangkan usaha.


BRI Untuk Indonesia


Berbincang dengan Pak Sarpan membuat waktu seperti membeku sekaligus menelisik rasa untuk ikut bergabung dengan pelaku UMKM di Rumah BUMN Banjar yang dibuat BRI untuk Indonesia. Keberadaan Rumah BUMN Banjar menjadi bukti nyata bahwa Bank BRI terus berupaya membangkitkan dan memandirikan ekonomi masyarakat, khususnya UMKM agar naik kelas sehingga bisa menjangkau pasar internasional.


Sumber :
Https://www.cnnindonesia.com diakses tgl 18 november 2023
Https://data.banjarbaru.go.id diaksea tgl 18 november 2023
Https://www.bri.com diakses tgl 18 november 2023
Https://antaranews.com di akses tgl 18 november 2023












Komentar