Posts

Showing posts from July, 2018

Scanner Brother Si Cantik Yang Dapat Di Andalkan

Image
Belakangan ini suami kerap pulang lebih sore dari biasanya. Begitu sampai rumah, wajahnya selalu terlihat lelah. Katanya, dia harus mencetak dan mengirim berbagai dokumen ke rekan bisnisnya. Sebenarnya kegiatan seperti ini rutin dialami karena setiap setahun selalu dilakukan penilaian terhadap kinerja perusahaan.

Kalau sudah begitu, ragam dokumen, entah itu profil perusahaan, surat ijin, sampai hasil uji laboratorium harus dikirimkan ke perusahaan rekanan. Nah, karena suami bekerja di perusahaan angkutan, sudah pasti surat-surat ijin harus selalu diperbaharui. Entah itu surat ijin untuk pengemudi atau kendaraan. Jumlahnya lumayan banyak juga.

Untuk melancarkan pekerjaan, sudah pasti diperlukan peralatan yang memadai dan mumpuni. Sempat mencoba sebuah scanner merek tertentu, namun hasilnya kurang memuaskan. Diperlukan waktu untuk memindai satu per satu surat ijin dan menyimpannya di komputer. Karena scanner harus terhubung dengan komputer, maka akan terjadi kerepotan kalau tiba-tiba meme…

Tukang urut

Image
Ah, lama banget nggak ke H. Nawi Jakarta Selatan yang tersohor sama tukang urutnya. Bukan urut sembarang urut ya, mereka dikenal ahli patah tulang. Kok, mereka? Iya, sebab nggak cuma satu orang. Tetapi beberapa orang yang, kabarnya, masih bersaudara.



Beberapa tahun lalu, saya pernah merasakan sentuhan ibu Haji (maaf lupa namanya) waktu tangan bermasalah. Gerakannya sih lembut dan nggak terlalu bertenaga, tapi saya melintir jungkir balik nahan efeknya. Aslinya mau nangis, tapi malu. Masa ibu-ibu berurai air mata plus gerung-gerung karena belaian begitu rupa. Tapi, asli deh, rasanya tak seindah yang dibayangkan.

Apalagi, urusan belai-belaiannya harus dilakukan berulang. Total jendral ada 8 kali kunjungan. Nggak tiap hari sih, bisa semaput saya, Ibu Haji berbaik hati dengan meminta saya datang tiap dua minggu. Lumayanlah bisa tarik napas dulu. Namun selama masa menunggu, pergelangan tangan harus dibebat. Dua bilah bambu ukuran kecil dan kapas bercampur minyak jadi hiasan yang nggak kalah k…

Pare tak pahit lagi

Image
Pingin banget mengenalkan anak-anak dengan sayuran ini. Tapi perjuangan banget karena rasa pare yang pahit. Kalau pun ingin makan sayur pare, ya harus masak dua jenis sayur. Sayur pare buat saya dan miswa, sayur lain untuk anak-anak.



Foto: agrowindo

Sebenarnya sudah berusaha keras mengurangi kadar pahitnya dengan mengiris tipis dan memberinya garam. Habis itu olahraga tangan karena harus meremas pare dengan segenap kekuatan. Biar sudah bolak-balik diremas, pare tetap kuat dan tabah. Dia tidak hancur dan liat.

Usaha ini lumayan mengurangi kadar pahit. Tetapi belum mampu memikat hati anak-anak. Mereka tetap berkata, Tidak!.

Sampai suatu waktu, iseng melihat keramaian di lapangan murjani. Ternyata ada pameran produk ukm. Keliling-keliling dapat kopi. Lalu asyik ngobrol sama seorang bapak yang membuat alat hidroponik berbahan alam. Tabungnya dari bambu. Lalu cairan untuk tanamannya diolah dari campuran air kelapa dan air beras. Jadi organik banget.



Jalan lagi ah. Tetiba, langkah kaki terhenti …

Tip menyiapkan bekal sekolah

Image
Masih berhubungan sama bekal sekolah. Mumpung tahun ajaran baru masih hangat-hangatnya.

Kali ini saya cuma mau berbagi tip menyiapkan bekal sekolah. Nggak terlalu rumit kok. Monggo disimak.



1. Siapkan niat. Tanpa niat rasanya sulit melakukan apa pun, termasuk bekal karena harus masuk dapur pagi-pagi.

2. Bikin daftar menu bekal yang mau dibuat setiap hari. Mirip-miriplah sama nyusun menu makan mingguan atau bulanan.

3. Ajak anak-anak menyusun menu bekal supaya nggak mumet mikirnya.

4. Sebisa mungkin atur pemakaian bahan yang sama untuk bekal dan makan siang. Boleh sih lain tapi akan berpengaruh di pengeluaran untuk belanja.

5. Racik bahan-bahan sehari sebelumnya. Bisa dilakukan barengan sama nyiapin bumbu untuk makan siang. Akan lebih membantu kalau bahan-bahan dan bumbu sudah di stok jadi nggak perlu ngulek atau ngalusin pagi-pagi.

6. Sesuaikan porsi bekal dengan tempat makan dan lamanya waktu istirahat.

7. Jangan lupakan komposisi makanan ya, pastikan ada protein, karbohidrat, dan sayuran. M…

Ini bekalku

Image
Hari pertama sekolah. Yeayyy.

Kok gembira ya? Hahahaha kan artinya liburan selesai. Nggak bisa lagi bangun rada siang. Harus kembali ke aktivitas semula. Bangun pagi-pagi buta. Berjibaku di dapur. Tapi...ini yang sudah dinanti sama saya.



Kembali menyiapkan bekal buat sekolah. Artinya harus kembali berkreasi menyiapkan masakan dengan bahan yang ada. Kegiatan seperti ini sudah saya lakukan sejak 5 tahunan lalu. Bahkan lebih. Semenjak si kakak kelas 5 sd. Sekarang anaknya sudah lulus sma.

Tadinya saya harus menyiapkan 2 buah bekal, untuk kakak dan adeknya. Sekarang berkurang, bekal hanya buat si adek saja. Sebenarnya niat saya membawakan mereka bekal supaya ngggak jajan. Agak ngeri-ngeri gimana gitu kalau lihat jajanan di sekolah. Beruntungnya saya sebab anak-anak senang dibuatkan bekal.

Supaya bekalnya disukai mereka, biasanya saya menanyakan lauk yang mereka inginkan. Kalau agak ribet kayak udang tepung, berarti prosesnya sudah dimulai sejak beberapa hari. Mulai dari mencari udang ukuran a…

Boke....bolu ala ieke

Image
Ini bebikinan alias hasil karya minggu lalu. Baru sempat mejeng sekarang. Untungnya foto nggak kenal kadaluarsa. Beda sama makanan ya, pasti ada jangka waktunya.

Eniwey, ini kue sebenarnya pesanan seorang teman. Yang bolu warna hijau itu lho. Itu bolu kukus pandan. Nah kalau yang kuning adalah pajak buat penghuni rumah.

Sebenarnya mau dibuat bolu kukus pandan juga, tapi di tengah jalan, salah satu bahan habis. Mau kabur ke warung, males banget. Panas. Lalu siapa yang bertanggung jawab kalau kue pesenan akan tetap utuh.



Di saat yang mengkhawatirkan itu, tiba-tiba ada yang melambaikan tangan. Ya ampun...kenapa nggak kepikiran. Padahal dari tadi dia duduk manis di depan saya.

Atas pertimbangan tersebut (ngeles), jadilah lambaian saya tanggapi. Sreett. Buka, tabur, lalu aduk. Lanjutkan mengukus. Taraa.....bolu kukus nutrisari jadi deh. Warnanya bagus juga. Nggak kelewat ngonjreng. Rasanya sih agak manis.

Agak deg-degan ngajuin ke dewan juri. Ini kan kue sim salabim. Potong kuenya....potong kue…

Selamat pagi

Image
Bangun tidur, hari masih gelap. Nggak apa-apa. Saya suka kok menikmati pagi. Melihat pergantian hari. Dari gelap lalu terang. Kayak judul buku aja. Heheheh.

Tapi beneran asyik melihat warna langit berubah. Catatan: proses mengintip bisa dilakukan kalau hari cerah ya. Nggak percaya. Coba deh nongkrong pagi-pagi. Cari tempat paling nyaman. Pastikan ada akses melihat keluar yang bisa memperlihatkan langit. Jangan melihat tembok karena nggak akan berubah.

Paling mantap ditambah segelas teh manis atau kopi lalu duduk. Pandangi langit pagi. Pelan-pelan langit akan berubah warna, dari gelap lalu perlahan menjadi terang.



Proses rutin ini memberi hasil yang nggak selalu sama. Kadang....langitnya berwarna kuning

Cerah banget. Keren deh. Rasanya hari itu bakalan panas seharian. Di lain waktu, warnanya agak abu-abu, atau oranye. Pernah juga langit kelihatan seperti kue lapis. Warna langit bagian bawah, tengah, dan atas beda-beda gitu.

Sebisa mungkin keindahan itu saya abadikan. Beberapa dipasang di in…

Hanya satai

Image
Selamat pagi.

Begitu sapa matahari. Saya bersyukur hari ini cerah. Artinya bisa pergi keluar rumah. Beberapa hari ini cuaca memang cukup ekstrim. Hujan dan angin bergantian menyapa.

Karena hari ini cerah, rasanya patut dirayakan dengan mencari makanan. Hehehe, urusan ini sangat menyenangkan. Bisa menghibur mata, perut, dan hati.

Ada beberapa pilihan makanan yang bisa dipilih. Mau lontong sayur, nasi kuning, bubur ayam banjar, roti, atau kue alias wadai. Ehmm, mau yang lain ah. Yang bisa dibeli kapan saja. Pagi, siang, sore, atau malam, pasti penjualnya ada. Cuma orang dan lokasinya beda-beda.

Satai ayam.



Yup, inilah makanan sepanjang masa. Gampang di dapat dan cukup terjangkau. Anak-anak sekolah kerap menjadikannya pilihan untuk sarapan. Sebab, dengan uang Rp 3000, mereka sudah bisa makan dengan lontong serta dua tusuk satai. Ukuran lontong dan satainya menyesuaikan harga ya.

Saya sih cari satai yang standar saja. Seporsi, satu buah lontong dengan sepuluh tusuk satai, dijual dengan harga Rp…

Nonton atraksi jukung

Image
Belakangan, hujan kerap turun. Waktunya tak tentu. Aktivitas agak terganggu sedikit karena malas berbasah dan berdingin-dinginan.

Tapi, begitu dapat info kalau ada atraksi jukung di siring, Banjarmasin, langsung semangat bangkit. Dalam hati berdoa supaya minggu pagi hujan tak turun.

Bersyukur, pagi itu hanya awan yang menggelayut. Perjalanan ke siring pun ditemani dinginnya angin. Tak banyak orang yang berolahraga di tepi jalan ahmad yani. Pasar pun tak begitu ramai.



Berbeda dengan di siring, sepanjang jalan di penuhi motor dan mobil yang parkir. Tepian siring dipenuhi orang yang tertarik melihat atraksi jukung. Mereka berjalan sambil melihat-lihat para penjaja makanan dan pernak-pernik lainnya.

Sedikit berdesakan ketika mendekati menara pandang. Terus berjalan sampai ke dekat rumah anno. Seperti yang lain, kami bersiap melihat jukung-jukung yang sudah diparkir di tepi sungai.

Panggung semakin ramai. Suara pembawa acaranya nyaris tak terdengar.

Tak lama, perahu klotok mulai bergerak. Atraks…