Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2019

Dulu, Kini, dan Nanti #RinnaiPilihanGenerasiNow

Gambar

Menara Pandang 33, Spot Foto Baru di Banjarbaru

Gambar

Oase di tengah kota Banjarmasin

Gambar
Hari rabu, memang hari kerja. Artinya ini bukan hari libur. Betulkan. Akhir pekan saja masih agak jauh. Tetapi di hari inilah saya (sedikit) berjalan-jalan di kota Banjarmasin.



Sebenarnya aksi memulai liburan ini nggak sengaja. Awalnya hanya ingin bertandang ke rumah teman. Maklum sudah beberapa bulan nggak ketemu, sudah banyak stok obrolan yang mau ditumpahkan.
Begitu ketemu, apalagi yang dilakukan selain ngobrol ngalor-ngidul. Semua hal dibahas hingga tetiba meluncurlah perbincangan soal tanaman anggrek. Ya ampun, ini dia bunga kesukaan saya.





Bergeserlah posisi ngobrol cantik ke halaman yang bermandikan cahaya matahari tengah hari. Waduh, emak-emak nekat ini mau ngapain? Nanti kalau tambah item gimana?

Hehehe, lupakan persoalan kulit yang menggelap karena mau lihat anggrek milik teman. Memang sih belum berbunga. Namun tetap saja indah. Gimana nggak cakep kalau lihat daun subur dan hijau saja sudah bikin saya gembira.


Senyum saya semakin melebar karena sebuah pohon anggrek sedang be…

Si cantik dan lembut, cake papakin

Gambar
Ketika udara seperti tak jelas, antara hujan dan panas, saya tetap merasa bahagia. Saat inilah beragam buah lokal Kalimantan Selatan bermunculan. Warna dan bentuk buahnya cakep-cakep, menarik sekali bikin saya jatuh hati. Acara antar jemput sekolah pun jadi menyenangkan karena saya sengaja mengendarai motor dengan kecepatan pelan. Supaya bisa lihat kiri kanan. Alias pajangan buah-buah dipinggir jalan.

Menyesuaikan dengan cuaca, buah yang ditawarkan pun seperti silih berganti. Semula warna merah dari buah naga seakan mencerahkan suasana. Harganya pun tidak terlalu mahal, sekilo Rp 10.000. Saya suka membelinya untuk disimpan di kulkas dan disantap saat dingin.

Berikutnya, warna-warni buah yang dijajakan menjadi agak kecokelatan. Kelihatannya tidak menarik ya, tapi jangan salah karena dia justru memikat banyak orang lewat keharumannya. Berbondong-bondong masyarakat menikmatinya sambil duduk ditepi jalan. Ya, ini cara paling asyik menikmati durian tanpa kuatir sekitar rumah beraroma dure…

Kreasiku, Asa dari Tanah Seberang

Gambar