Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2019

Cabut Angin, Mencoba Salah Satu Pengobatan Tradisional Banjar

Gambar
Setiap daerah memiliki cara untuk mengobati penyakit. Demikian juga dengan Kalimantan Selatan yang mempunyai berbagai ragam teknik pengobatan tradisional, salah satunya adalah cabut angin. Dan, akhirnya saya bisa mencoba, setelah lama mendengar namanya.
Perihal pengobatan nan legendaris ini memang telah saya dengar cukup lama. Awalnya dari orang tersayang yang kerap melakukan cabut angin, terutama saat badan benar-benar tidak nyaman akibat stok angin sudah maksimal.
Dari penuturannya, proses pengobatan ini tidak memerlukan alat apapun. Hanya ujung telunjuk yang diusapkan ke badan. Tetapi, rasanya benar-benar tidak terkatakan. 
Terutama kalau badan benar-benar masuk angin berat. Bisa-bisa sang pasien melintir menahan rasa selama beberapa detik. Setelah itu, rasa sakit akan hilang sama sekali. 
Penasaran Tapi Takut
Sejujurnya, mendengarkan kisah orang tersayang setiap kali habis cabut angin itu mengundang penasaran. Seperti apa sih cara cabut anginnya?
Apakah sama dengan kerokan yang b…

Menyusuri Ribuan KiloMeter Demi Melihat Keindahan Kain Sasirangan Kalimantan Selatan

Gambar
Siapa coba yang mau melakukan perjalanan ini demi kain? jawabannya, saya dan teman-teman. Mungkin bagi banyak orang apa yang kami lakukan terbilang aneh. Bahkan tidak masuk akal. Tetapi, kegiatan ini sangat menyenangkan, sekaligus menantang untuk saya.

Maka, ketika rencana untuk melakukan perjalanan menyusuri 4 kota di Kalimantan Selatan diungkap, saya sungguh bersemangat. Rasanya tidak sabar untuk segera memulai perjalanan. Tetapi, harus sabar sebab harus mengurus perijinan.

Ketika rencana itu akhirnya menjadi nyata, saya girang bukan kepalang. Sejak malam semua perlengkapan disiapkan. Tidak banyak sih, hanya membawa pakaian pribadi, alat tulis, dan telepon gengam. Dan, siang itu setelah segala sesuatunya beres, perjalanan pun dimulai dari halaman Museum Lambung Mangkurat.

Dengan menggunakan sebuah mobil, rombongan yang terdiri dari 4 orang langsung berangkat. Sebelumnya kami telah berbagi tugas. Seorang mengemudi, saya sesekali mengabadikan jalan, seorang bertugas sebagai tenaga ah…

7 Langkah Melakukan Sadari yang Bisa Dilakukan di Rumah.

Gambar
Bulan Oktober merupakan bulan Peduli Kanker Payudara se dunia, entah mengapa saya teringat pada teman-teman yang tengah berjuang melawan penyakit ini. Walaupun tidak bisa berada di sisi mereka, saya tetap merasakan semangat teman-teman yang membara.
Semangat ini pula yang saya dapati dari seorang Ibu. Kami bertemu secara tidak sengaja. Waktu itu, saya sedang mencari pupuk untuk tanaman, sebenarnya bukan rumah beliau yang ingin saya datangi, namun entah bagaimana saya justru sampai di rumah bercat putih itu.
Beberapa ekor sapi berada di dalam kandang di samping rumah. Menandakan sang empu rumah membuat pupuk kandang, seperti kebiasan para peternak lainnya. Ternyata benar. Saya akhirnya bisa mendapatkan beberapa karung pupuk organik.

Sembari menunggu pupuk disiapkan, beliau meminta saya duduk. Perbincangan pun terjalin. Di awali dari soal pupuk hingga penyakit yang tengah diidapnya. Ternyata, Ibu yang pandai membuat tempe ini tengah berjuang melawan kanker payudara.
Stadiumnya masih m…

Ke Banjarmasin Naik Transportasi Umum Yang Adem dan Nyaman? Ya, Pakai BRT dong.

Gambar
Ketika mendengar kabar perihal bus Bus Rapid Transport (BRT), rasa penasaran langsung muncul. Seperti apa rasanya naik transportasi umum macam transjakarta tapi di Banjarmasin? apakah nyaman, tepat waktu, dan mahal?
Pertanyaan itu terus berkecamuk sampai hari kamis lalu. Di hari yang lumayan terik, akhirnya, akhirnya, saya bisa mencoba naik bus BRT yang lebih akrab disapa tayo. Habis, warnanya biru dan bentuknya kotak. Mirip sekali dengan tokoh bus di film animasi anak-anak yang tayang di layar kaca.

Keputusan untuk naik tayo sebenarnya sederhana, saya dan teman-teman berencana menikmati waktu di sebuah mal di Banjarmasin. Teman-teman sudah lebih dahulu berangkat setelah mengikuti acara di Banjarmasin. Saya tidak ikutan, jadi menyusul saja dengan bus.
BRT Banjar Bakula
Sekadar informasi, armada bus tayo ini sudah diujicoba sejak mei 2019. Waktu itu, masyarakat boleh mencoba dengan gratis. Sayang, saya tidak bisa ikutan mencoba karena berbagai alasan (supaya kelihatan sibuk).
Kabar y…